Senin, 06 Juni 2011

manusia dan peradaban


A.                MANUSIA DAN PERADABAN
Peradaban adalah perkembangan kebudayaan yang mencapai tingkat tertentu yang diperoleh manusia pendukungnya ( faircild, 1980:41).
Peradaban merupakan kebudayaan yang telah mencapai tingkat tertentu pada suatu masyarakat yang tercermin dalam tingkat intelektuan, keindahan, teknologi dan spiritual. Maka istilah peradaban sering dipakai untuk hasil-hasil kebudayaan seperti kesenian, ilmu pengetahuan, teknologi, adat sopan santun dan pergaulan. Peradaban erat kaitanya dengan kebudayaan yakni cipta rasa dan karsa. Kemampuan cipta adalah manusia menghasilkan ilmu, karsa adalah menghendaki kesempurnaan hidup, kemulyaan dan kebahagian sehingga menghasilkan berbagai aktifitas manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Dan rasa adalah menghasilkan berbagai macam seni beragam.
Tinggi rendahnya peradaban suatu bangsa di tentukan oleh :
1.      kemajuan teknolog
kemampuan teknologi mengakibatkan bangsa itu dianggap lebih maju dari bangsa lain pada zamannya. Kemajuan teknologi dapat dilihat dari infrastruktur bangunan, sarana, lembaga yang di bentuk dsb.
2.      ilmu pengetahuan dan tingkat pendidikan.
peradaban di tentukan pula oleh tingkat pendidikan salah satu cirri yang penting adalah berbudaya (cultured). Orang yang cultured adalah oaring yang mampu menghayati dan memahmi hasil kebudayaan adiluhung yang hanya bisa di dapatkan dengan pendidikan dengan taraf yang tinggi.  Bangsa yang beradap adalah bangsa yang etrdididk.
Manusia dikatakan sebagai mahluk beradab dan masyarakat beradap dikarnakan di anugrahi akal pikiran, harkat, derajat, martabat dan potensi kemanusian yang tinggi. Dalam perkembangannya dapat jatuh dalam kebiadaban karena tidak mampu menyeimbangkan dan mengendalikan cipta, rasa dan karsa yang dimilkinya. Dan manusia tersebut akhirnya melanggar hakikat kemanusian.
Wujud peradaban moral;
1.    nilai-nilai masyarakat dalam hubungannya dengan kesusilaan.
2.    Norma: aturan, ukuran, atau pedoman, yang digunakan untuk menentukan sesuatu benar atau salah.
3.    Etika: nilai, norma tentang apa yang abik dan yang buruk menjadi pegangan dalam mengatur tingkah laku manusia.
4.    Estetika: hubungan dengan segala sesuatu yang mencangkup dengan keindahan.
Peradaban lahir sebagai respon manusia dengan segenap daya upaya dan akal menghadapi alam sebagai suatu tantangan guna mencukupi kebutuhan dan melestarikan keturunannya.

manusia dan penderitaan


A.                MANUSIA DAN PENDERITAAN

Penderitaan berasal dari kata derita, kata derita berasal dari bahasa sangsakerta yakni menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung dan merasakan sesuatau yang tidak menyenagkan. Penderitaan itu dapat lahir atau pun batin. Penderitaan termasuk realitas dunia dan manusia. Intensitasnya bertingkat ada yang berat dan ringan.
Suatu peristiwa dianggap  penderiataan oleh sebagian orang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. Penderitaan akan dialami oleh semia orang hal tersebut merupakan resiko dalam kehidupan.  Tuhan memberikan kesenagan atau kebahagiaan kepada umatnya, tetapi juga dengan penderitaannya.
Berbagai macam penderitaan manusia:
1.    Penderitaan yang muncul akibat perbuatan buruk manusia, terjadi karena hubungan manusia dengan manusia lain dan lingkungannya.
2.    Penderitaan yang muncul karena berbagai penyakit siksa azab dari allah SWT.
Orang yang mengalami penderitaan pasti dapat memberikan pengaruh teehadap oaring itu. Tentunya sikap yang muncul itu berbeda pada setiap oarangnya. Baik berupa sikap posif seperti makin menguatkan keimanan seseorang, lebih tawakal, sabar dan optimis dalam menjalani hidup. Sikap nrgatif contohnya munculnya penyesalan karena tidak bahagia. Kecawa, putus asa, dan tidak memiliki gairah hidup.

Minggu, 05 Juni 2011

manusia dan keadilan


A.                MANUSIA DAN KEADILAN
Keadilan adalah keharmonisan antara menuntuy hak dan menjalankan kewajiban. Menurut ariestoteles keadilan adalah kelayakan dalam tindakan manusia , kelayakan tersebut diartikan sebagai titik tengah diantara kedua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan telalu sedikit.
Agar terciptanya homohumanus artinya manusia yang berbudaya, manusia dan lembut maka harus menghayati konsep keadilan adalah pengakuan seimbang antara hak dan kewajiban. Agar terwujudnya suatu yang harmonis bila itu di abaikan maka disebiu pemerasan. Namun, tidakan yang hanya menjalankan kewajiban tanpa menuntut hak juga mudah diperbudak. Jadi keadilan itu kesadaran adanya hak yang sama bagi setiap warga Negara. Kesadaran adanya kewajiban yang sama bagi setiap warga Negara. Hak dan kewajiban untuk menciptakan kesejahteraan dan dan kemakmuran yang merata.
Macam-macam keadilan menurut sumbernya:

1.      Keadilan individual, keadilan yang bergantung pada kehendak baik atau buruk pada masing-masing individu.
2.      Keadilan social, keadilan yang pelaksanaanya bergantung pada struktur-struktur itu terdapat pada bidang politik, ekonomi, social, budaya.
Keadilan menurut jenisnya antara lain:
1.        Keadilan legal,
2.        Keadilan distributive,
3.        Keadilan komulatif.
Cirri-ciri keadilan yakni:
1.      Tidak memihak
2.      Sama hak
3.      Sah menurut hukum
4.      Benar secara moral
Bialman tidak terjadi ketidak adilan maka akan terjadi kehancuran kepada dirinya , keluarga, perusahaan dsb. Selain itu terciptanya kezaliman  tidak lagi menghargai dan menghormati hak orang lain. Sewenang-wenang merampas hak orang lain.

modernisasi, globalisasi dan universalisme


A.                MODERNISASI, GLOBALISASI, DAN UNIVERSALISME.
Pada dasarnya manusia menginginkan perubahan dari keadaan tertentu kea rah yang lebih baik dengan harapan agar tercapai kehidupan yang lebih maju. Keinginan tersenutlah awal dari suatu proses moernisasi.
Modernisasi adalah suati transformasi total kehidupan bersama yang tradisional  dalam arti teknologi serta organisasi kearah pola-pola ekonomis dan politis yang menjadi cirri Negara barat yang stabil (Wibert E. Moore). Sesungguhnya dalam kehidupan modern akan tercermin alam fikiran yang rasional, ekonomi, efektif, efisien, menuju kehidupan yang produktif.
Globalisasi adalah suatu proses dimana antara individu, kelompok, Negara saling berinteraksi, bergantung, terkait, dan mempengaruhi satu dengan yang lainnaya.  Globalisasi merupakan suatu istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaiatan dan ketergantungan antara bangsa dan manusia melalui perdagangan, investasi, perjalanan, budaya popular, dan bentuk-bentuk interaksi lainya sehingga batas suatu Negara menjadi semakain sempit.
Peningkatan interaksi melalui media masa sangat berkembang dengan pesat. Saat ini kita dapat menkonsumsi dan mengalami pengalaman baru mengenai hal-hal yan g melintasa beraneka ragam budaya. Misalkan fasion, literature, dan makanan. Peningkatan masalah bersama misalnya krisis multinasional, regional dll. Jadi globalisasi membawa kita pada pemahaman bahwa kita satu.

kepribadian atau personallity


A.                PERSONALITY.
Persinallity adalah sussan perbedaan tingkah laku atau tindakan tiap-tiap individu. Atau cirri watak seseorang yang konsisten, yang memberikan kepadanya suatu  identitas sebagai individu yang khas.
Unsure-unsur personality yakni:
1.                       Pengetahuan.  Segala sesuatu yang kita ketahui sebagai hasil penggunaan panca indera (unsure-unsure akal yang mengisi alam jiwa). Pengetahuan Terdiri atas :
a)                  presepsi, seluruh proses akal manusia yang sadar dalam lingkungan manusia yang diterima oleh panca indra dolah menjadi susunan yang dipancarkan dan di proyeksikan menjadi penggambaran tenteng lingkungan tersebut.
b)                   apresepsi, penggambaran oleh manusia berbeda dengan foto, manusia terfocus pada bagian khusus (mata, telinga) diolah oleh fikir digabungkan dengan penggambaran lama lalu di proyeksikan sbg penggambaran baru dengan pengertian baru.
c)                  pengamatan,suatu presepsi ketika di proyeksikan berfokus terhadap hal yang menarik pada bagian khusus tadi. Pemusatan akal yang lebih intensif.
d)                  konsep, mengabung, membandingkan bagian-bagian dari unsur penggambaran dengan bagian dari suatu penggambaran lain. Dengan proses akal kemampuan manusia untuk embentuk suatu  penggambaran yang abstrak yang dalam kenyataan belum ada.
e)                   fantasi,.dalam pengamatan ada penggambaran yang ditambah-tambahaka, dibesarkan, dikurangi, dikecilkan pada bagian tertentu adapula digabungkan dengan penggambaran lainmenjadi penggambaran laianya. Gambaran yang tidak realistic.
2.                       Perasaan.
Presepsi-presepsi dapat menimbulkan dalam kesadaran manusia perasaan positif dan negative. Diakibatkan dari adalanya unsur penilaian yang yang menjadikan positif dan negative.
3.                       Drive( dorongan).
Dorongan terdiri atas dororngan untuk mempertahankan hidup, sex, mencari makanan, berinteraksi, meniru, berbakti, keindahan.